PEDOMAN PENULIS
Struktur Artikel
Naskah yang dikirimkan ke VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA harus disusun secara sistematis dengan struktur sebagai berikut:
- Judul
- Abstrak
- Pendahuluan
- Metode
- Hasil dan Pembahasan
- Kesimpulan
- Ucapan Terima Kasih (opsional)
- Daftar Pustaka
Naskah harus menyajikan penelitian secara jelas, logis, dan didukung oleh landasan teori, metode yang tepat, data yang dapat dipertanggungjawabkan, serta referensi ilmiah yang relevan. Isi artikel harus sesuai dengan ruang lingkup jurnal dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya pendidikan IPA dan pembelajaran sains.
1. Judul
Judul artikel harus ringkas, spesifik, informatif, dan mencerminkan fokus serta substansi penelitian. Judul hendaknya menunjukkan topik atau permasalahan utama yang dikaji, variabel atau aspek penelitian yang relevan, serta konteks penelitian apabila diperlukan.
Judul harus menggambarkan isi artikel secara akurat, tidak ambigu, dan menarik secara akademik. Panjang judul maksimal 20 kata .
2. Abstrak
Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak harus memberikan gambaran ringkas dan menyeluruh tentang penelitian, meliputi:
- Latar belakang atau urgensi penelitian.
- Tujuan atau pertanyaan penelitian.
- Metode penelitian, termasuk desain atau pendekatan yang digunakan.
- Hasil atau temuan utama penelitian.
- Kesimpulan dan kontribusi utama penelitian.
Abstrak harus ditulis secara padat, jelas, dan informatif serta konsisten dengan isi artikel. Hasil yang disampaikan harus mencerminkan temuan aktual, bukan sekadar harapan atau rencana penelitian. Hindari penggunaan sitasi, singkatan yang tidak dijelaskan, dan informasi yang tidak diperlukan.
Setelah abstrak, cantumkan kata kunci ( keywords ) dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, maksimal enam kata atau frasa kunci . Kata kunci harus spesifik, relevan dengan topik penelitian, serta mewakili konsep utama artikel untuk mendukung pengindeksan dan penelusuran ilmiah.
3. Pendahuluan
Pendahuluan menjelaskan latar belakang masalah, urgensi penelitian, landasan teoretis, kajian penelitian terdahulu, kesenjangan penelitian ( research gap ), kebaruan ( novelty ), serta tujuan atau pertanyaan penelitian.
Penulis harus menyajikan permasalahan secara logis dan didukung oleh referensi ilmiah yang relevan serta mutakhir. Kajian penelitian terdahulu digunakan untuk menunjukkan perkembangan pengetahuan, mengidentifikasi aspek yang belum diteliti atau masih memerlukan pengembangan, serta menjelaskan posisi penelitian yang dilakukan.
Pendahuluan harus menegaskan kontribusi yang ditawarkan penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang pendidikan IPA, pembelajaran sains, pendidikan calon guru IPA, kurikulum, asesmen, media pembelajaran, atau bidang lain yang sesuai dengan ruang lingkup jurnal.
Tujuan atau pertanyaan penelitian harus dirumuskan secara jelas dan selaras dengan metode, hasil, pembahasan, serta kesimpulan.
Bagian pendahuluan ditulis dalam bentuk paragraf yang koheren dan sistematis tanpa subjudul, kecuali ditentukan lain oleh kebijakan jurnal.
4. Metode
Bagian metode menjelaskan desain, prosedur, dan tahapan penelitian secara jelas, sistematis, dan memadai. Uraian harus memungkinkan pembaca menilai ketepatan metodologis penelitian serta memahami bagaimana penelitian dilaksanakan.
Secara umum, metode mencakup:
- Desain dan pendekatan penelitian , termasuk jenis penelitian dan alasan pemilihannya apabila diperlukan.
- Subjek, partisipan, populasi, dan sampel , meliputi karakteristik, jumlah, teknik pemilihan, serta konteks penelitian yang relevan.
- Instrumen penelitian , meliputi jenis instrumen, aspek yang diukur, sumber atau dasar pengembangan instrumen, serta prosedur pengujian validitas dan reliabilitas apabila relevan.
- Prosedur pengumpulan data , meliputi tahapan pelaksanaan penelitian dan teknik yang digunakan untuk memperoleh data.
- Teknik analisis data , meliputi metode analisis kuantitatif, kualitatif, atau kombinasi keduanya sesuai dengan tujuan penelitian.
- Etika penelitian , apabila relevan, terutama penelitian yang melibatkan peserta didik, guru, atau partisipan manusia lainnya.
Untuk penelitian eksperimen, penulis perlu menjelaskan perlakuan, kelompok pembanding apabila ada, prosedur pengukuran, dan teknik analisis yang digunakan. Untuk penelitian pengembangan, penulis perlu menjelaskan tahapan pengembangan produk, validasi ahli, uji kepraktisan, serta uji efektivitas sesuai dengan desain penelitian. Untuk penelitian kualitatif, penulis perlu menjelaskan sumber data, teknik pengumpulan data, prosedur analisis, dan langkah-langkah untuk menjaga keabsahan data.
Metode harus ditulis secara padat tetapi lengkap. Penggunaan metode, instrumen, dan teknik analisis harus sesuai dengan tujuan serta pertanyaan penelitian.
5. Hasil dan Pembahasan
Bagian hasil dan pembahasan menyajikan temuan penelitian beserta interpretasi dan implikasinya. Bagian ini merupakan inti artikel ilmiah dan harus disusun secara logis, sistematis, serta selaras dengan tujuan atau pertanyaan penelitian.
Hasil
Bagian hasil menyajikan temuan utama berdasarkan data yang telah dianalisis. Hasil dapat disajikan melalui uraian naratif, tabel, grafik, gambar, atau bentuk visualisasi lain yang relevan.
Penulis harus melaporkan hasil analisis secara akurat, objektif, dan terstruktur. Penyajian hasil berfokus pada temuan yang relevan dengan tujuan penelitian, bukan sekadar memaparkan data mentah atau mengulang informasi yang telah ditampilkan dalam tabel dan gambar.
Untuk penelitian kuantitatif, hasil analisis statistik disajikan dengan informasi yang memadai untuk mendukung interpretasi temuan. Nilai statistik yang relevan, ukuran efek, interval kepercayaan, atau informasi pendukung lainnya dapat dicantumkan sesuai dengan jenis analisis yang digunakan.
Untuk penelitian kualitatif, temuan harus didukung oleh bukti empiris yang relevan, seperti kutipan partisipan, hasil observasi, atau dokumentasi. Untuk penelitian pengembangan, hasil dapat mencakup karakteristik produk dan bukti validitas, kepraktisan, serta efektivitas sesuai dengan tujuan penelitian.
Data dan hasil yang disajikan harus konsisten dengan metode penelitian dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Pembahasan
Pembahasan bertujuan menjelaskan makna temuan penelitian, menjawab permasalahan penelitian, dan menunjukkan kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Pembahasan harus mencakup:
- Interpretasi temuan berdasarkan tujuan atau pertanyaan penelitian.
- Penjelasan mengenai makna temuan berdasarkan teori dan kerangka konseptual yang relevan.
- Perbandingan secara kritis dengan penelitian terdahulu, termasuk persamaan, perbedaan, dan kemungkinan penyebabnya.
- Penjelasan mengenai kebaruan serta kontribusi penelitian terhadap teori, metode, atau praktik pendidikan IPA.
- Implikasi teoretis dan praktis hasil penelitian apabila relevan.
- Keterbatasan penelitian yang dapat memengaruhi interpretasi atau penerapan temuan.
Pembahasan tidak boleh hanya mengulang hasil penelitian. Setiap interpretasi harus didukung oleh data, teori, atau referensi yang relevan. Klaim mengenai efektivitas, hubungan antarvariabel, atau kontribusi penelitian harus sesuai dengan bukti yang diperoleh dan desain penelitian yang digunakan.
6. Kesimpulan
Kesimpulan menyajikan jawaban ringkas dan substantif terhadap tujuan atau pertanyaan penelitian berdasarkan temuan utama yang telah dibahas.
Kesimpulan harus mencerminkan esensi hasil penelitian, menunjukkan kontribusi utama penelitian, serta konsisten dengan bukti empiris yang disajikan dalam artikel. Kesimpulan tidak boleh sekadar mengulang hasil dan pembahasan atau memuat klaim yang tidak didukung oleh data.
Kesimpulan ditulis dalam bentuk uraian naratif, bukan sekadar daftar numerik. Apabila relevan, bagian ini dapat memuat implikasi praktis, rekomendasi, keterbatasan penelitian, serta saran untuk penelitian selanjutnya.
7. Ucapan Terima Kasih
Ucapan terima kasih bersifat opsional dan dapat digunakan untuk menyampaikan apresiasi kepada individu atau lembaga yang memberikan kontribusi terhadap penelitian tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan.
Ucapan terima kasih dapat ditujukan kepada pemberi dana penelitian, institusi pendukung, mitra penelitian, atau pihak lain yang memberikan bantuan substansial. Apabila penelitian didanai oleh lembaga tertentu, penulis perlu mencantumkan informasi pendanaan secara jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penulis harus memastikan bahwa pihak yang disebutkan telah memberikan persetujuan apabila diperlukan.
8. Daftar Pustaka
Semua sumber yang dikutip dalam teks harus dicantumkan dalam daftar pustaka. Sebaliknya, setiap referensi dalam daftar pustaka harus benar-benar dirujuk dalam naskah.
Daftar pustaka disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama dan mengikuti gaya sitasi American Psychological Association (APA) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA.
Penulis perlu memperhatikan ketentuan berikut:
- Mengutamakan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kredibel, dan mutakhir, terutama publikasi dalam sepuluh tahun terakhir.
- Menggunakan sumber primer yang relevan untuk mendukung landasan teori, metode, analisis, dan pembahasan.
- Memastikan seluruh informasi bibliografis, termasuk nama penulis, tahun terbit, judul, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI apabila tersedia, ditulis secara akurat.
- Menyertakan DOI atau tautan publikasi yang dapat diakses apabila tersedia.
- Memastikan referensi benar-benar mendukung pernyataan yang dikutip serta menghindari penggunaan sumber yang tidak dapat diverifikasi.
- Menggunakan referensi klasik apabila diperlukan untuk menjelaskan teori dasar atau konsep fundamental.
Naskah harus memiliki sekurang-kurangnya 20 referensi yang relevan dengan topik penelitian. Jumlah tersebut merupakan batas minimum, bukan tujuan akhir; kualitas, relevansi, dan ketepatan penggunaan referensi tetap menjadi pertimbangan utama.
Ketentuan Umum
Penulis bertanggung jawab atas orisinalitas, keakuratan data, ketepatan sitasi, serta kepatuhan terhadap etika publikasi ilmiah. Naskah harus sesuai dengan ruang lingkup VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA, menunjukkan kontribusi ilmiah yang jelas, dan disusun menggunakan bahasa akademik yang baik.
Sebelum mengirimkan naskah, penulis disarankan memastikan bahwa judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, kesimpulan, tabel, gambar, serta referensi telah konsisten satu sama lain. Naskah juga harus mengikuti format dan ketentuan teknis yang ditetapkan dalam templat serta sistem pengiriman artikel jurnal.


