Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Artifisial (AI)

Tujuan dan Ruang Lingkup

Vektor: Jurnal Pendidikan IPA, yang diterbitkan oleh Program Studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, mengakui meningkatnya penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), termasuk generative AI dan large language models (LLMs), dalam kegiatan penelitian, penulisan ilmiah, dan publikasi akademik.

Kebijakan ini ditetapkan untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi AI dalam proses penelitian dan publikasi di Vektor: Jurnal Pendidikan IPA dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, etis, dan sesuai dengan prinsip integritas penelitian serta etika publikasi ilmiah. Kebijakan ini mengacu pada praktik baik publikasi ilmiah dan rekomendasi dari organisasi serta pedoman internasional yang relevan, termasuk Committee on Publication Ethics (COPE), Directory of Open Access Journals (DOAJ), dan standar publikasi ilmiah internasional lainnya.

Prinsip Penggunaan AI yang Bertanggung Jawab

Vektor menerapkan prinsip-prinsip berikut dalam penggunaan teknologi AI:

  1. Tanggung Jawab dan Akuntabilitas Manusia

Penulis, reviewer, dan editor tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas akurasi, orisinalitas, integritas ilmiah, validitas, dan aspek etika dari seluruh karya yang diterbitkan. Teknologi AI tidak dapat menggantikan tanggung jawab maupun akuntabilitas manusia atas isi artikel yang dipublikasikan.

  1. Transparansi

Setiap penggunaan AI yang bersifat substantif dalam proses penyiapan manuskrip, analisis data, pengolahan bahasa, atau proses publikasi harus diungkapkan secara transparan oleh penulis.

  1. Integritas dan Orisinalitas Akademik

Penggunaan AI tidak boleh mengurangi orisinalitas, validitas, reliabilitas, integritas, dan kontribusi ilmiah suatu karya. Penulis tetap bertanggung jawab untuk memverifikasi seluruh informasi, referensi, data, analisis, dan interpretasi yang dihasilkan atau dibantu oleh teknologi AI.

  1. AI Tidak Dapat Menjadi Penulis

Teknologi AI, termasuk generative AI, chatbot, dan large language models, tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau co-author dalam artikel yang diterbitkan oleh Vektor karena AI tidak dapat mengambil tanggung jawab hukum, etika, dan akademik atas suatu karya ilmiah.

Penggunaan AI yang Diperbolehkan

Penulis dapat menggunakan teknologi AI sebagai alat bantu untuk tujuan yang terbatas dan bertanggung jawab, antara lain:

  1. Penyuntingan Bahasa dan Proofreading

AI dapat digunakan untuk membantu memperbaiki:

  • tata bahasa;
  • ejaan;
  • struktur kalimat;
  • kejelasan tulisan;
  • keterbacaan; dan
  • gaya penulisan akademik.

Penggunaan tersebut tidak boleh mengubah substansi, temuan, interpretasi, atau kontribusi ilmiah penelitian.

  1. Pengelolaan Referensi dan Format Sitasi

AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengorganisasi referensi, memeriksa konsistensi sitasi, atau membantu penerapan gaya referensi tertentu.

Penulis tetap wajib memeriksa keakuratan, keberadaan, dan relevansi setiap sumber. Referensi yang dihasilkan AI tidak boleh digunakan tanpa verifikasi.

  1. Pemeriksaan Kemiripan dan Orisinalitas

Perangkat berbasis AI dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam pemeriksaan kemiripan atau orisinalitas manuskrip sebelum pengajuan.

Hasil pemeriksaan tetap harus ditafsirkan secara hati-hati dan tidak semata-mata dijadikan dasar untuk menentukan adanya plagiarisme.

  1. Organisasi dan Analisis Data

AI dapat digunakan untuk membantu:

  • pengelolaan dan pengorganisasian data;
  • analisis statistik;
  • pemrograman atau coding;
  • visualisasi data;
  • transkripsi; dan
  • tugas teknis lain yang relevan.

Namun, interpretasi hasil, pengambilan keputusan ilmiah, dan penarikan kesimpulan tetap menjadi tanggung jawab penulis.

  1. Bantuan Penerjemahan dan Penyuntingan Bahasa

AI dapat digunakan untuk membantu penerjemahan atau meningkatkan kualitas bahasa, termasuk bagi penulis yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.

Penulis tetap bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hasil terjemahan akurat, tidak mengubah makna ilmiah, dan sesuai dengan konteks penelitian.

Penggunaan AI dalam bentuk-bentuk tersebut tidak boleh menggantikan kontribusi intelektual dan tanggung jawab ilmiah penulis.

Penggunaan AI yang Tidak Diperbolehkan

Vektor melarang penggunaan AI yang dapat mengganggu integritas penelitian dan publikasi ilmiah, termasuk:

  1. Pembuatan Substansi Ilmiah Utama Secara Tidak Bertanggung Jawab

Penulis tidak diperbolehkan menggunakan AI untuk menghasilkan secara otomatis substansi utama penelitian, termasuk pertanyaan penelitian, hipotesis, kerangka teori, metodologi, analisis, pembahasan, atau kesimpulan, tanpa kontribusi intelektual dan verifikasi yang memadai dari penulis.

  1. Fabrikasi atau Falsifikasi Data

AI tidak boleh digunakan untuk:

  • membuat data penelitian yang sebenarnya tidak pernah dikumpulkan;
  • memanipulasi data untuk menghasilkan temuan tertentu;
  • membuat hasil penelitian yang tidak terjadi;
  • menghasilkan referensi atau sumber yang tidak ada; atau
  • menyajikan informasi yang menyesatkan sebagai fakta ilmiah.
  1. Penggunaan AI Tanpa Pengungkapan

Penggunaan AI yang bersifat substantif dan relevan dalam penyusunan manuskrip harus diungkapkan sesuai dengan kebijakan jurnal.

Ketidakjujuran atau penghilangan informasi mengenai penggunaan AI yang secara material memengaruhi manuskrip dapat dianggap sebagai pelanggaran etika publikasi.

  1. AI sebagai Ghostwriter atau Penulis Otomatis

Manuskrip yang dikirimkan ke Vektor harus merepresentasikan karya ilmiah yang secara nyata dikembangkan, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan oleh penulis yang tercantum dalam artikel.

  1. Manipulasi Proses Editorial dan Peer Review

AI tidak boleh digunakan untuk melakukan manipulasi terhadap proses editorial dan peer review, termasuk pemalsuan identitas reviewer, pembuatan laporan review palsu, manipulasi komunikasi editorial, atau tindakan lain yang dapat mengganggu integritas proses publikasi.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran etika publikasi dan research misconduct dan ditangani sesuai dengan kebijakan etika publikasi Vektor.

Ketentuan Pengungkapan Penggunaan AI

Untuk menjamin transparansi dalam komunikasi ilmiah, penulis wajib mengungkapkan penggunaan AI apabila teknologi tersebut digunakan secara substantif dalam proses penyusunan atau pengolahan manuskrip.

Pengungkapan penggunaan AI sekurang-kurangnya mencantumkan:

  1. nama teknologi, aplikasi, atau perangkat lunak AI yang digunakan;
  2. versi teknologi, apabila tersedia; dan
  3. tujuan atau fungsi penggunaan AI dalam penelitian atau penyusunan manuskrip.

Penulis juga harus memastikan bahwa penggunaan AI tidak menggantikan kontribusi intelektual utama penulis.

Contoh Pernyataan Penggunaan AI

Pernyataan Penggunaan AI: Penulis menggunakan perangkat lunak berbantuan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu penyuntingan bahasa, tata bahasa, dan keterbacaan manuskrip. Seluruh analisis, interpretasi, substansi ilmiah, dan kesimpulan dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.

Apabila AI digunakan untuk tujuan lain, pernyataan harus disesuaikan dengan jenis dan tingkat penggunaan AI tersebut.

Kegagalan untuk mengungkapkan penggunaan AI yang signifikan dapat menjadi pertimbangan dalam proses editorial dan, apabila ditemukan setelah publikasi, dapat mengakibatkan permintaan klarifikasi, koreksi, atau tindakan editorial lainnya sesuai dengan tingkat pelanggaran.

Tanggung Jawab Etis dan Hukum

Penulis wajib memastikan bahwa penggunaan teknologi AI dalam penelitian dan publikasi mematuhi:

  • prinsip integritas akademik;
  • etika penelitian;
  • etika publikasi ilmiah;
  • ketentuan hak cipta dan kekayaan intelektual;
  • perlindungan data dan privasi;
  • kerahasiaan informasi penelitian; dan
  • ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis bertanggung jawab untuk melakukan verifikasi terhadap setiap informasi, kutipan, referensi, data, dan keluaran AI yang digunakan dalam manuskrip.

Konten yang dihasilkan atau dibantu AI yang terbukti mengandung plagiarisme, pelanggaran hak cipta, informasi yang difabrikasi, referensi fiktif, manipulasi data, atau pelanggaran etika lainnya akan ditangani berdasarkan Publication Ethics and Malpractice Policy Vektor.

Kebijakan AI dalam Proses Editorial dan Peer Review

Seluruh manuskrip yang dikirimkan ke Vektor: Jurnal Pendidikan IPA akan melalui proses editorial dan double-blind peer review sesuai dengan kebijakan jurnal, tanpa membedakan manuskrip berdasarkan apakah penulis menggunakan AI sebagai alat bantu yang diperbolehkan.

Editor dan reviewer dapat mempertimbangkan aspek berikut apabila relevan:

  • kesesuaian penggunaan AI;
  • transparansi pengungkapan penggunaan AI;
  • keakuratan informasi yang dihasilkan atau dibantu AI;
  • potensi masalah etika;
  • perlindungan data dan kerahasiaan; serta
  • integritas akademik manuskrip.

Penggunaan AI yang sesuai dengan kebijakan jurnal tidak dengan sendirinya memengaruhi keputusan editorial dan tidak mengurangi standar orisinalitas, ketelitian ilmiah, serta etika publikasi yang diterapkan Vektor.

Kerahasiaan Manuskrip

Editor dan reviewer wajib menjaga kerahasiaan seluruh manuskrip yang diterima.

Editor dan reviewer tidak diperbolehkan memasukkan manuskrip yang belum dipublikasikan, data penelitian, informasi pribadi penulis, atau materi rahasia lainnya ke dalam sistem generative AI apabila tindakan tersebut dapat mengakibatkan pelanggaran kerahasiaan, keamanan data, atau hak kekayaan intelektual.

Editor dan reviewer tetap bertanggung jawab atas kerahasiaan materi yang mereka terima selama proses editorial dan peer review.

Kepatuhan dan Sanksi

Pelanggaran terhadap Kebijakan Penggunaan AI Vektor dapat mengakibatkan satu atau lebih tindakan berikut, sesuai dengan tingkat pelanggaran dan hasil evaluasi editorial:

  1. penolakan manuskrip;
  2. permintaan revisi atau klarifikasi;
  3. penghentian sementara proses editorial;
  4. koreksi terhadap artikel yang telah diterbitkan;
  5. penarikan atau retraction artikel yang telah diterbitkan;
  6. pembatasan pengajuan manuskrip dalam jangka waktu tertentu; dan/atau
  7. pemberitahuan kepada institusi afiliasi dalam kasus pelanggaran etika yang serius.

Tindakan yang diambil akan mempertimbangkan sifat, tingkat keparahan, dan dampak pelanggaran serta mengikuti kebijakan etika publikasi jurnal.

Peninjauan dan Pembaruan Kebijakan

Kebijakan ini dapat ditinjau dan diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan dengan:

  • perkembangan teknologi Artificial Intelligence;
  • perkembangan praktik penelitian dan publikasi ilmiah;
  • perubahan standar etika publikasi;
  • perkembangan regulasi terkait AI, data, dan hak kekayaan intelektual; serta
  • rekomendasi dari organisasi dan lembaga terkait, termasuk Committee on Publication Ethics (COPE) dan Directory of Open Access Journals (DOAJ).

Setiap pembaruan kebijakan akan dipublikasikan melalui laman resmi jurnal.

Kontak

Pertanyaan mengenai Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dapat disampaikan kepada Editorial Office Vektor: Jurnal Pendidikan IPA melalui saluran komunikasi resmi yang tersedia pada laman jurnal.